Apa Bedanya KPR Syariah dan Konvensional? Mana yang Menguntungkan?
Apa Bedanya KPR Syariah dan Konvensional? Mana yang Menguntungkan?

Apa Bedanya KPR Syariah dan Konvensional? Mana yang Menguntungkan? - Bagi anda yang merupakan pasangan pengantin muda saat ini  maka tentunya anda harus segera mempersiapkan rumah idaman untuk menyambut kelahiran calon buah hati. Namun jika harus membeli secara cash tentunya anda harus merogoh kocek yang sangat dalam.

Apa Bedanya KPR Syariah dan Konvensional? Mana yang Menguntungkan?

Ya, kalau anda punya dana yang cukup, gak masalah, namun bila belum mencukupi untuk beli cash, tak ada salahnya ada membelinya menggunakan sistem KPR. Toh, tak ada ruginya membeli rumah secara kredit, karena harga rumah tiap tahunnya selalu meningkat.

Nah, untuk anda yang berencana membeli rumah dengan sistem KPR, ada baiknya mempertimbangkan dulu dengan matang, terkait bank mana yang akan di pilih. Dan perlu diketahui, saat ini KPR terdiri dari dua macam, yaitu KPR syariah dan KPR konvensional.

Baca juga: Kelebihan dan kekurangan KPR syariah yang sebaiknya anda ketahui

Untuk lebih jelasnya mengenai keduanya, berikut kami bagikan ulasan selengkapnya, dan jadikan informasi ini sebagai bahan pertimbangan anda, dalam memilih KPR yang ideal.

1. KPR Syariah
Dari namanya saja sudah jelas jika jenis KPR ini dimiliki oleh bank syariah, misalnya saja bank mandiri syariah, bri syariah dan lainnya. Di dalam KPR syariah ini ada beberapa jenis KPR yang perlu anda ketahui, diantaranya :

  • KPR murobahah (jual beli), KPR syariah jenis ini paling sering digunakan oleh masyarakat umum karena mudah dipahami. Di saat awal perjanjian, bank syariah akan menetapkan margin harga rumah. Oleh karena itu masyarakat bisa mencicilnya dengan jumlah yang tetap setiap bulan.
  • KPR muntahiya bit tamlik (sewa menyewa). KPR syariah ini menerapkan konsep sewa. Jadi konsumen akan membayar cicilan rumah sesuai kesepakatan awal sebagai biaya sewa rumah. Di akhir periode rumah tersebut tetap milik bank dan jika ingin memilikinya maka konsumen harus membelinya dengan jumlah yang telah ditetapkan.
  • KPR musyarakah mutanaqisah (kepemilihan bertahap). Pada konsep ini, rumah adalah milik bank dan konsumen. Ketika konsumen mencicil secara periodik, kepemilikan bank akan berkurang, semakin lama mencicil atau semakin mendekati lunas, maka kepemilikan konsumen akan rumah semakin bertambah hingga akhirnya saat lunas, konsumen merupakan pemilik penuh rumah tersebut.

2. KPR Konvensional
Seperti yang kita tahu jika sistem KPR ini memang berbeda dengan KPR syariah. Dan perlu diketahui, ada beberapa jenis KPR di bank konvensional ini, antara lain :

  • KPR tetap. KPR ini merupakan  KPR yang mendapat subsidi langsung dari pemerintah sehingga bunga kredit bersifat stabil. Hal ini dilakukan untuk menghindari resiko bunga yang fluktuatif.
  • KPR fix flaoting. KPR jenis ini menerapkan dua jenis bunga kredit, yang satu flat rate atau bunga tetap dan bunga mengambang atau floating rate. Terkait keduanya, tentu saja ada kekurangan dan kelebihannya. Jika ingin bertanya lebih mendetail silahkan tanya pada masing-masinng bank yang memenerapkan sistem tersebut.

Biasanya, di awal cicilan, bunga yang dikenakan adalah fix rate sehingga jumlah cicilan tetap setiap bulannya. Setelah melewati beberapa waktu tertentu, maka bunga yang digunakan adalah bunga mengambang yang biasanya akan selalu naik, mengikuti besaran bungan bank saat itu.

  • KPR float. Untuk jenis KPR konvensional ini jenis bunga yang digunakan adalah floating rate jadi mengikuti kondisi bunga kredit yang berlaku di pasaran. Jika keadaan suku bunga kredit naik, maka bunga KPR juga bisa ikut naik, dan begitupun sebaliknya.

Nah, setelah anda mengetahui perbedaan KPR syariah dan konvensional yang kami kemukakan diatas, kira-kira manakah yang lebih menguntungkan untuk anda? Apakah KPR konvensional ataukah syariah? Bagi anda yang muslim, tentunya akan lebih baik jika memilih KPR syariah.

Karena lebih membuat tenang, dan tidak was-was akan adanya riba  didalamnya. Dan untuk anda yang non muslim, mungkin tiap orang punya pendapat masing-masing.


Berlangganan Artike Terbaru :

0 Response to "Apa Bedanya KPR Syariah dan Konvensional? Mana yang Menguntungkan?"

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung,Berkomentarl dengan sesuai topik dilarang berkomentar dengan tidak sopan, tidak senonoh ,por*ografi dan Sara,menyertakan link aktif akan otomatis terhapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel