Inilah Aturan Baru Bilyet Giro 2017 Yang Sebaiknya Anda Tahu

Inilah Aturan Baru Bilyet Giro 2017 Yang Sebaiknya Anda Tahu - Bagi anda yang bekerja dibidang keuangan tentu tidak asing dengan yang namanya bilyet giro. Bilyet giro merupakan media yang digunakan untuk melakukan transaksi pemindah bukuan sejumlah dana antara rekening bank asal dengan rekening bank tujuan. Untuk bentuk fisiknya, hampir mirip dengan cek. Yang membedakan hanya jika cek dapat dicairkan langsung oleh si pembawa cek, sedangkan bilyet giro hanya bisa dicairkan melalui rekening bank.

Meskipun bukan surat berharga, penggunaan bilyet giro ini diatur oleh peraturan bank indonesia. Efektif mulai 1 april 2017 bank indonesia semakin memperketat transaksi dengan menggunakan bilyet giro. Oleh karena itu, bank indonesia mengesahkan ketentuan baru peraturan bank indonesia no 18/41/pbi/2016 tentang bilyet giro.

Inilah Aturan Baru Bilyet Giro 2017 yang Sebaiknya Anda Tahu


Beberapa ketentuan baru ini diatur untuk menyempurnakan ketentuan lama, yang mencakup pemilik giro, penerima giro serta bank-bank yang berkepentingan. Adapun ketentuan-ketentuan yang berubah, adalah sebagai berikut :

Masa berlaku bilyet giro
Dalam ketentuan lama, masa berlaku giro cukup panjang yaitu 70 hari + 6 bulan. Namun melalui ketentuanh baru ini, masa berlaku giro hanya 70 hari kalender sejak tanggal penarikan.

Nominal kliring
Jika pada aturan terdahulu nominal dana untuk kliring tidak dibatasi, berbeda dengan aturan yang mulai efektif 1 april 2017 ini. Nominal dibatasi maksimal hanya rp 500 juta. Hal ini dilakukan, karena untuk nominal melebihi rp 500 juta dapat menggunakan fasilitas real time gross settlement (rtgs).

Syarat formal
Berdasarkan ketentuan baru ini, pada bilyet giro diwajibkan untuk mencantumkan tanggal penarikan, tanggal efektif serta tanda tangan basah penarik. Tentunya ketentuan ini lebih disiplin dari ketentuan lama yang hanya mencantumkan tempat, tanggal penarikan serta tanda tangan penarik.

Selain itu, pengisian bilyet giro ini pun harus di isi sendiri oleh penarik pada saat penerbitan. Tentu hal ini berbeda dengan ketentuan terdahulu yang memperbolehkan pengisian oleh pihak lain. Jumlah pengoreksian bilyet giro ini juga ternyata diatur dalam ketentuan baru. Yang tadinya tidak ada pembatasan, sekarang maksimal hanya tiga (3) kali. Oleh karena itu, dibutuhkan konsentrasi yang tinggi saat melakukan pengisian bilyet giro.

Dalam urusan penyerahannya, bilyet giro ini memiliki aturan khusus yang dimana bilyet giro harus diserahkan langsung kepada penerima atau penerima kuasa (dalam hal ini dengan membawa surat kuasa). Jelas ini berbeda dengan ketentuan lama yang bisa diserahkan pihak lain selain penerima. Selain itu, dengan ketentuan baru ini jelas membuat para pemilik giro berhati-hati karena giro tidak dapat dibatalkan.

Meskipun untuk aturan bilyet giro ini mulai efektif 1 april 2017, namun ketentuan ini mulai diberlakukan melalui beberapa tahap:

Tanggal
Ketentuan bilyet giro
1 apr – 9 des 2017
Bilyet giro terbitan lama (sebelum 1 april 2017) tetap bisa digunakan dan tunduk pada ketentuan lama, sedangkan bilyet giro dengan format baru tunduk dengan ketentuan baru.
10 des – 31 des 2017
Semua bilyet giro dengan format baru maupun lama wajib mengikuti ketentuan baru
Mulai 1 jan 2018
Diwajibkan menggunakan bilyet giro dengan format dan ketentuan baru.

Inilah uraian perubahan atau ketentuan-ketentuan baru tentang bilyet giro yang telah disempurnakan oleh bank indonesia. Terlepas dari setuju dan tidak setujunya ketentuan baru, tentunya ketentuan baru dibuat untuk melindungi semua pihak yang terlibat didalamnya. Catat dan ingat selalu segala ketentuan baru yang telah disahkan, agar mempermudah transaksi anda.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Inilah Aturan Baru Bilyet Giro 2017 Yang Sebaiknya Anda Tahu"

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung,Berkomentarlah dengan sesuai topik dilarang berkomentar dengan tidak sopan, tidak senonoh ,pornografi dan Sara,menyertakan link aktif akan otomatis terhapus