Tarik Tunai Kartu Kredit? Berikut Cara Menghitung Bunganya dan Hal-Hal yang Harus Anda Pertimbangkan

Tarik Tunai Kartu Kredit? Berikut Cara Menghitung Bunganya dan Hal-Hal yang Harus Anda Pertimbangkan - Maraknya penggunaan kartu kredit saat ini, memberikan keuntungan yang sangat besar bagi pihak perbankan. Oleh karena itu, pihak perbankan terus melakukan inovasi dalam memberikan kemudahan bagi para nasabah nya. Akan tetapi, kita sebagai nasabah harus tetap jeli, dan pastikan fasilitas yang anda pilih tersebut menguntungkan bagi anda. Salah satu hal yang perlu diwaspadai adalah terkait fasilitas tarik tunai dengan menggunakan kartu kredit.

Nah, untuk itu, pada kesempatan ini kami akan bahas lebih mendalam tentang efek tarik tunai kartu kredit ini, agar jangan sampai merugikan anda.

Tarik Tunai Kartu Kredit? Berikut Cara Menghitung Bunganya dan Hal-Hal yang Harus Anda Pertimbangkan


Hal yang Harus Dipertimbangkan Saat Melakukan Tarik Tunai


Pada umumnya, melakukan tarik tunai dengan menggunakan kartu kredit sangat tidak dianjurkan oleh para penasehat keuangan. Karena tarik tunai tersebut akan dikenakan sejumlah biaya dan bunga yang cukup besar. Sehingga akan mengakibatkan tagihan kita membengkak. Akan tetapi, dalam kondisi yang cukup mendesak, ada kalanya kita membutuhkan sejumlah uang tunai untuk melakukan suatu aktivitas. Tarik tunai dengan menggunakan kartu kredit bukan berarti dilarang, namun harus mempertimbangkan hal-hal berikut ini.

1.Besaran Biaya yang Dikenakan
Pada saat seseorang melakukan tarik tunai dengan menggunakan kartu kredit, akan dikenakan biaya yang cukup besar oleh pihak bank. Besaran biaya tersebut bergantung pada kebijakan yang ditetarapkan oleh penerbit kartu kredit tersebut. Pada umumnya, besaran biaya yang dikenakan berkisar sekitar Rp. 50.000,- atau 4% dari sejumlah dana yang ditarik. Hal ini bergantung pada jumlah yang lebih tinggi diantara keduanya.

2.Suku Bunga
Selain mempertimbangkan besaran biaya yang dikenakan akibat dari tarik tunai kartu kredit tersebut, juga perlu memperhatikan besaran bunga per bulannya. Saat ini, pihak Bank Indonesia mempunyai kebijakan terkait dengan besaran bunga, yaitu senilai 29,5% per bulan. Sehingga dalam jangka waktu satu tahun, kita akan dikenakan bunga sebesar 35,4%.

3.Limit Kredit dan Batas Tarik Tunai
Hal lain yang peru diperhatikan ketika melakukan tarik tunai dengan menggunakan kartu kredit, adalah dengan memastikan bahwa limit kredit mencukupi. Selain itu, penarikan sejumlah dana sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan. Karena, setiap penarikan tersebut akan dikenakan biaya yang cukup besar. Disamping itu juga, batas tarik tunai kartu kredit juga perlu diperhatikan. Pada umumnya, pihak bank memberikan kesempatan untuk melakukan tarik tunai sebesar 40%-60% dari limit kredit yang mereka berikan.

Perhitungan Biaya dan Bunga Tarik Tunai
Salah satu penyebab membengkaknya tagihan kartu kredit adalah disebabkan oleh biaya tarik tunai dan bunga yang dikenakannya. Biaya dan bunga tersebut, tidak bisa diabaikan begitu saja, karena dapat mempengaruhi jumlah tagihan kepada kita. Sebelum melakukan tarik tunai, alangkah lebih baiknnya untuk membuat gambaran umum tentang jumlah utang kita dan kemampuan kita dalam melunasinya. Agar tidak terbelenggu dengan tumpukan utang yang cukup besar.

Contoh:

Tarik tunai dengan menggunakan kartu kredit sebesar Rp6.000.000,- biaya penarikan 4% dengan bunga 2,95% perbulan. Perhitungannya, adalah sebagai berikut:

Biaya penarikan : Rp6.000.000,- x 4% = Rp240.000,-

Total nilai utang yang ditagih: Rp6.000.000,- + Rp240.000,- = Rp6.240.000,-
Jadi, total tagihan pada bulan ini sebesar Rp6.240.000,-. Jika kita membayar lunas, sebesar jumlah tagihan tersebut, maka kita tidak mempunyai utang untuk bulan berikutnya.


  • Jika Utang Dibayar 10% (Minimum Payment)

Pembayaran minimum : Rp6.000.000,- x 10% = Rp600.000,-
Sehingga sisa utang = Rp6.240.000,- - Rp600.000,- = Rp5.640.000,-

  • Jumlah Tagihan pada Bulan Berikutnya (Asumsi tidak Ada Transaksi Baru)

Bunga utang: Rp5.640.000,- x 2,95% = Rp166.380,-
Total utang Rp5.640.000,- + Rp168.380,- = Rp5.806.380,-

Total utang tersebut terbilang sangat besar, karena hal tersebut dipengaruhi oleh bunga perbulannya. Semakin lama kita melunasi utang yang kita miliki, semakin banyak jumlah utang yang harus dibayarkan. Oleh karena itu, dalam melakukan tarik tunai kartu kredit perlu diperhitungkan secara mendalam, agar terhindar dari tumpukan utang yang sangat besar.

Demikianlah di atas informasi yang bisa kami sampaikan terkait, tarik tunai kartu kredit,  cara menghitung bunga dan biaya yang dikenakan saat melakukan tarik tunai tersebut. Semoga bermanfaat.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tarik Tunai Kartu Kredit? Berikut Cara Menghitung Bunganya dan Hal-Hal yang Harus Anda Pertimbangkan"

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung,Berkomentarlah dengan sesuai topik dilarang berkomentar dengan tidak sopan, tidak senonoh ,pornografi dan Sara,menyertakan link aktif akan otomatis terhapus