Cara Aman Transaksi Internet Banking Agar Terhindar dari Bahaya Cyber Crime

Cara Aman Transaksi Internet Banking Agar Terhindar dari Bahaya Cyber Crime- Bagi Anda para nasabah bank dengan tingkat mobilitas yang tinggi, keberadaan fitur internet banking adalah hal yang sangat menguntungkan dan memudahkan. Namun di era modern ini, perkembangan kejahatan juga mulai mengancam sistem internet banking (Cyber Crime). Kejahatan jenis ini tergolong sulit dilacak dan sangat merugikan para pengguna internet banking.

Jenis Cyber Crime yang Menyerang Dunia Perbankan
Cyber crime yang menyerang para pengguna internet banking, terbagi menjadi beberapa jenis. Berikut ini adalah jenis-jenis ciber crime yang sering menyerang perbankan.

Cara Aman Transaksi Internet Banking Agar Terhindar dari Bahaya Cyber Crime


1.Phising
Phising merupakan cyber crime yang bertujuan memperoleh informasi rahasia dari pengguna dengan cara ilegal. Para pelaku kejahatan jenis ini akan mencari informasi tentang user ID, informasi rekening bank termasuk nomor PIN dan password dari rekening tersebut, serta informasi kartu kredit. Modus kejahatan ini umumnya dengan menggunakan alamat surat elektronik palsu agar mengecoh pengguna internet banking.

2.Cracking
Cracking adalah kejahatan dengan sistem merusak sistem keamanan komputer korban. Pelaku cracking biasanya melihat jumlah simpanan masing-masing nasabah pada bank untuk kemudian diambil demi kepentingannya sendiri.

3.Carding
Carding merupakan jenis kejahatan yang mulai marak seiring keberadaan toko online. Bentuk kejahatan ini umumnya adalah dengan berbelanja dengan menggunakan nomor kartu baik kredit maupun debit korban. Korban tidak akan menyadari kartunya telah digunakan berbelanja oleh orang lain hingga datang berbagai tagihan belanja.

Cara Pencegahan

Meskipun terancam berbagai jenis kejahatan, para pengguna internet banking tidak perlu khawatir. Terdapat beberapa cara yang dapat Anda lakukan agar dapat melakukan berbagai transaksi internet banking dengan aman.

1.Baca Baik-Baik Email yang Masuk dan Jangan Asal Membuka Link
Para pelaku cyber crime umumnya menggunakan email sebagai alat untuk melakukan kejahatannya. Mereka akan mengirimkan link tertentu pada email korban, padahal jika Anda klik link tersebut maka data Anda telah diretas. Jadi untuk menghindari hal tersebut, jangan sembarangan membuka link dari email yang tidak Anda kenal.

2.Jaga Kerahasiaan Data
Jangan sampai Anda memberitahukan pada siapapun data-data perbankan Anda, termasuk pada orang-orang terdekat dan pegawai bank tempat Anda menabung. Jangan mudah percaya jika ada petugas yang meminta data Anda melalui telepon atau email karena jika pihak bank membutuhkan data Anda, Anda hanya akan ditanya di kantor cabang bank tersebut.

3.Rutin Ganti Password
Lakukan perubahan password pada rekening bank Anda secara rutin misal 3 atau 6 bulan sekali. Jangan lupa lakukan pengecekan rutin meskipun Anda sedang tidak sering menggunakan rekening tabungan Anda. Selain itu upayakan kombinasi password yang tidak mudah ditebak yakni hindari penggunaan tanggal lahir atau nomor telepon Anda.

4.Pastikan Alamat Website Valid
Para pelaku cyber crime umumnya akan membuat alamat web dengan domain mirip bank tertentu untuk mengecoh calon korbannya. Maka dari itu, pastikan alamat web bank Anda sebelum Anda melakukan transaksi via web tersebut. Website internet banking yang otentik biasanya akan memiliki tampilan berupa logo kunci gembok tertutup di sebelah alamat URL nya.

5.Lakukan Pemblokiran
Jika Anda merasa terjadi transaksi yang mencurigakan pada rekening Anda, segera hubungi pihak bank agar dilakukan pemblokiran rekening untuk sementara waktu. Hal lain yang harus segera Anda lakukan adalah mengganti password rekening Anda agar penjahat mengalami kesulitan jika akan mengakses kembali rekening Anda.

6.Jangan Lupa Log Out Saat Transaksi Menggunakan Internet Banking
Setelah Anda melakukan transaksi internet banking via web, jangan terburu-buru menutup laman website tersebut. Hal ini akan mengakibatkan data-data Anda masih dapat diakses para pelaku kejahatan. Pastikan Anda telah log out dari akun Anda sehingga tidak ada yang mengoperasikan akun Anda kembali.

7.Gunakan Pengaman Ganda
Pengaman ganda ini umumnya berupa pemberitahuan atau notifikasi melalui nomor telepon seluler. Dengan pengaman tambahan ini, Anda dapat mengetahui segala transaksi pada rekening Anda melalui sms. Artinya, Anda akan langsung mengetahui transaksi ilegal dan melaporkannya pada pihak bank.

Nah, di atas adalah beberapa tips bagi Anda para pengguna Internet banking agar tetap aman saat bertransaksi dan terbebas dari kejahatan cyber crime. Semoga bermanfaat dan segera terapkan cara di atas


Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Cara Aman Transaksi Internet Banking Agar Terhindar dari Bahaya Cyber Crime"

  1. You have really shared a informative and interesting blog post with people..
    the best carding forum

    ReplyDelete

Terimakasih telah berkunjung,Berkomentarlah dengan sesuai topik dilarang berkomentar dengan tidak sopan, tidak senonoh ,pornografi dan Sara,menyertakan link aktif akan otomatis terhapus